Jumat, 15 Oktober 2010

Ingin Sperma Brad Pitt Kunjungi Situs Ini http://www.BeautifulPeople.com



Ingin memiliki keturunan secantik Angelina Jolie atau setampan Brad Pitt? Jejaring sosial BeautifulPeople menawarkan donor sperma dan sel telur dari orang-orang terpilih untuk mereka yang memiliki gangguan reproduksi. Direktur Manajer perusahaan, Greg Hodge mengungkapkan situs tersebut merupakan ajang sosial bagi pasangan yang mengalami kesulitan memiliki anak dengan para donor sperma dan sel telur berwajah menarik.
“Setiap orangtua ingin anak mereka memiliki berbagai kelebihan. Dan, wajah menarik adalah salah satu daya tarik yang paling dicari,” kata Hodge. “Anggota donor berwajah yang mirip Brad Pitt, George Clooney, dan Angelina Jolie paling diminati.”
Situs yang berdiri di Denmark pada 2002 ini membuka kesempatan kepada banyak orang untuk mendapatkan donor sperma atau telur dari orang-orang tampan dan cantik. Forum fertilitas ini memungkinkan anggota berwajah kurang menarik memiliki anak idaman yang cantik atau tampan.
“Awalnya, kami ragu memperluas penawaran kepada orang yang berwajah jelek. Tetapi semua orang termasuk yang jelek ingin memiliki anak-anak yang cantik. Kita tidak bisa egois menjauhkan mereka dari kesempatan itu,” kata pendiri perusahaan, Robert Hintze seperti dikutip Aol Health.
BeautifulPeople.com sohor sebagai jejaring sosial eksklusif yang hanya menerima anggota berpenampilan menawan. Situs ini sempat mencoret 5000 anggotanya, karena dikeluhkan memiliki kelebihan bobot, atau sudah berubah menjadi orang gendut.
“Membiarkan orang-orang gendut mengisi daftar anggota jejaring ini, berarti mengancam model bisnis dan konsep dasar dari jejaring BeautifulPeople.com,” Hintz berargumen. Kini, BeautifulPeople.com telah memiliki sedikitnya 600 ribu anggota dari 190 negara di seluruh dunia.
Di tengah kontroversi yang tercipta, sejumlah pakar mencibir gagasan forum fertilitas ini sebagai sebuah konsep yang menggelikan. “Bagaimana perusahaan menjamin hal itu (anak berwajah menarik) bisa terjadi. Saya rasa ini tidak masuk akal,” kata Dr Laura Corio, ahli kesehatan perempuan dari New York.

0 komentar:

Posting Komentar